Desa Sendang Agung Kec. Pamotan
Desaku.
By rinisilviaar. Rembang, 03 Maret 2020
Desa Sendang Agung memiliki 1 balai desa, 2 posyandu untuk lansia dan balita, 1 masjid utama dan 6 mushola, 1 sekolah SD, 1 sekolah paud, 1 sekolah TK dan 1 waduk.
Usaha yang dimiliki Desa Sendang Agung yaitu usaha batik tulis, kopi lelet, anyaman bambu, dessert nata de yummy dan aneka kue kering seperti gapit, semprit, bolu dll. Kali ini saya akan membahas tentang UMKM yang ada di desa Sendang Agung antara lain.
- Batik Fitroh
Awal berdirinya usaha batik Fitroh pada tahun 2006. Pemasaran produk yang melewati sosial media membuat batik ini cukup terkenal, tak jarang pula pemesan batik berasal dari luar pulau Jawa. Batik Fitroh memiliki 8 pegawai di rumah produksi. Harga batik Fitroh bervariasi tergantung pada motif dan lama pengerjaannya, harga paling murah bisa dibandrol Rp. 150.000,00 dan yang mahal bisa sampai jutaan rupiah.
2. Nata de yummy
Nata dikenal sebagai salah satu produk makanan fermentasi yang berbentuk gelatin seperti agar – agar atau kolang- kaling yang dapat dipakai sebagai bahan pengisi es krim, pencampur fruit cocktail, dan yoghurt.
Olahan ini berasal dari hasil air rebusan bengkoang, usaha ini cukup menjanjikan karena melimpahnya panen bengkoang yang ada di desa Sendang Agung.
3. Anyaman bambu
Usaha anyaman bambu ini sudah berjalan selama 8 tahun. Usaha ini dilakukan oleh 2 orang yang merupakan suami istri tetapi karena banyaknya pemesanan maka dipekerjakan 2 pegawai tambahan. Anyaman bambu ini dibuat menjadi tampah, kukusan, kandang ayam dan melayani sesuai dengan pemesanan.
4. Aneka kue kering
Usaha rumahan ini sudah berdiri selama 38 tahun. ibu lulu sudah merintis usaha ini sejak beliau masih kecil. Usaha pertama ini dilakukan oleh orang tua ibu lulu sendiri. Semenjak orang tua ibu lulu meninggal, ibu lulu meneruskan usaha ini bersama suami. Produk olahan saat ini sudah tersebar ke seluruh rembang hingga keluar kota. Produk dengan label ' cita rasa ' yang hanya mengandalkan tepung terigu telah memperoleh omset hingga jutaan rupiah. Selain kue kering usaha rumahan ini juga membuat mie, roti dan pangsit abon.
Olahan ini berasal dari hasil air rebusan bengkoang, usaha ini cukup menjanjikan karena melimpahnya panen bengkoang yang ada di desa Sendang Agung.
3. Anyaman bambu
Usaha anyaman bambu ini sudah berjalan selama 8 tahun. Usaha ini dilakukan oleh 2 orang yang merupakan suami istri tetapi karena banyaknya pemesanan maka dipekerjakan 2 pegawai tambahan. Anyaman bambu ini dibuat menjadi tampah, kukusan, kandang ayam dan melayani sesuai dengan pemesanan.
4. Aneka kue kering
Usaha rumahan ini sudah berdiri selama 38 tahun. ibu lulu sudah merintis usaha ini sejak beliau masih kecil. Usaha pertama ini dilakukan oleh orang tua ibu lulu sendiri. Semenjak orang tua ibu lulu meninggal, ibu lulu meneruskan usaha ini bersama suami. Produk olahan saat ini sudah tersebar ke seluruh rembang hingga keluar kota. Produk dengan label ' cita rasa ' yang hanya mengandalkan tepung terigu telah memperoleh omset hingga jutaan rupiah. Selain kue kering usaha rumahan ini juga membuat mie, roti dan pangsit abon.
Komentar
Posting Komentar